SUMENEP – Organisasi Jurnalis Sumenep Independen (JSI) setelah resmi dikukuhkan mulai mematangkan program kerjanya. Salah satu fokus utamanya yakni meningkatkan profesionalisme dan kapasitas anggotanya di tengah pesatnya perkembangan industri media saat ini.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, JSI mendaftarkan sejumlah anggotanya untuk mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Dewan Pers bekerja sama dengan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Unitomo Surabaya.
Agenda UKW ini dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada 15–16 Oktober 2026. Pelaksanaan uji kompetensi tersebut mencakup jenjang Muda, Madya, hingga Utama.
Sebelum melangkah ke tahapan ujian utama, seluruh peserta diwajibkan mengikuti Pra-UKW pada 8 Oktober 2026. Sesi pembekalan ini ditujukan agar peserta memahami gambaran materi, mekanisme uji, serta standar kompetensi yang dipersyaratkan.
Ketua JSI, Igusty Madani, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam UKW ini merupakan langkah nyata organisasi dalam mencetak wartawan yang adaptif, berintegritas, dan kompeten.
”UKW bukan sekadar untuk mendapatkan sertifikat kompetensi, tetapi menjadi proses mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujar Igusty dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/9/2026).
Ia menambahkan, dinamika industri media saat ini menuntut setiap jurnalis untuk terus belajar. Menurutnya, aspek kecepatan dalam menyajikan berita harus tetap dibarengi dengan akurasi, keberimbangan, serta kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.
Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap karya pers, sekaligus membangun ekosistem media yang lebih bertanggung jawab, khususnya di wilayah Sumenep dan sekitarnya.(*)






