Pimpinan Media Detikzone.id Gelar Santunan Anak Yatim di Masjid Mujahidin

Kamis, 19 Maret 2026 - 00:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pimpinan Media Detikzone.id Igusty Madani, menegaskan komitmennya untuk selalu berbagi antar sesama saat bulan suci Ramadhan.

Hal itu dibuktikan oleh dirinya bersama Takmir Masjid Mujahidin dengan menggelar kegiatan santunan kepada 150 anak yatim, kaum dhuafa, marbot, masjid, muadzin hingga tukang gali kubur pada Rabu, 18 Maret 2026.

Dalam kegiatan tersebut, para penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa beras, uang tunai, dan sarung. Tak hanya berbagi di masjid, tim Detikzone juga turun langsung menyambangi rumah warga kaum dhuafa yang tidak terdata atau mengalami keterbatasan untuk hadir.

Dalam sambutannya, Igusty Madani, yang sangat familiar dengan rambut gondrongnya menegaskan bahwa masjid harus bertransformasi menjadi pusat solusi umat.

“Masjid harus menjadi pusat pergerakan sosial dan kemanusiaan, bukan hanya tempat ibadah. Dari sinilah kita bangun kepedulian, solidaritas, dan gerakan nyata membantu sesama,” ujarnya.

Ia mengaku terinspirasi dari konsep Masjid Jogokariyan yang dikenal aktif dalam pemberdayaan umat. Bersama Ketua Takmir Masjid Mujahidin, Kiai Jamaluddin, serta seluruh pengurus, pihaknya berkomitmen menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas sosial yang hidup dan berdampak langsung.

“Kita harus selalu berbagi dan terus menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang hidupnya dalam kesulitan. Masjid harus hadir sebagai solusi,” ujarnya disela kegiatan berlangsung.

Lebih jauh, Igusty memaparkan bahwa Masjid Mujahidin kini tidak hanya menjadi tempat ibadah dan santunan, tetapi juga telah memiliki sederet program sosial yang terintegrasi bersama Detikzone.

Program-program tersebut dirancang untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat, mulai dari bantuan kemanusiaan, layanan sosial, hingga pendampingan bagi warga yang mengalami kesulitan.

Masyarakat yang menghadapi persoalan baik ekonomi, kesehatan, maupun kebutuhan darurat lainnya, dapat langsung menghubungi dan berkoordinasi dengan tim masjid dan Detikzone.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi jembatan solusi yang cepat, tepat, dan nyata bagi masyarakat.

Detikzone sendiri dikenal sebagai media yang tidak hanya fokus pada pemberitaan, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Mulai dari pembangunan musala umat, penyediaan ambulans gratis, hingga rumah singgah bagi keluarga pasien.

“Kami sangat berterima kasih bagi semua pihak yang ikut mensukseskan acara kegiatan santunan dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada takmir yang telah menjadi bagian dari keluarga besar Detikzone. Semoga kolaborasi ini terus terjaga dan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” pungkasnya.

Sementara itu, Kiai Jamaluddin mengapresiasi langkah kolaboratif ini. Menurutnya, jurnalis tidak cukup hanya menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak perubahan.

“Jurnalis harus bisa berkontribusi terhadap nilai sosial dan keagamaan, serta ikut membantu memberikan solusi dalam mengentaskan kemiskinan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi banyak pihak untuk menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan umat.

Fenomena ini seharusnya menjadi titik balik cara pandang terhadap fungsi masjid dan peran media. Selama ini, masjid kerap dipahami sebatas ruang ibadah ritual, sementara media dianggap hanya sebagai penyampai informasi. Padahal, ketika keduanya bersatu, lahirlah kekuatan sosial yang mampu menjawab persoalan nyata umat.

Apa yang dilakukan Detikzone bersama Takmir Masjid Mujahidin bukan sekadar kegiatan santunan, melainkan model gerakan sosial yang patut direplikasi. Ini juga menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak cukup ditampilkan dalam narasi, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang berkelanjutan.

Jika gerakan seperti ini terus diperluas, maka masjid tidak lagi hanya menjadi tempat ibadah, tetapi menjadi pusat solusi umat. Dan media, tidak lagi sekadar penonton, melainkan penggerak perubahan yang menghadirkan harapan di tengah masyarakat.

Pimpinan Redaksi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Kembali Berangkatkan 241 Warga Kepulauan Kangean Melalui Program Mudik Gratis
Bupati Sumenep Perkuat Nilai Religius, Khotmil Qur’an Sebagai Wujud Ikhtiar Bersama Pemerintah
Bupati Sumenep Ucapkan Selamat Idul Fitri, Mudik Gratis 2026 Momentum Kumpul Bareng Keluarga
Gandeng Media Lensa Madura.com, Yayasan Tarmoedji Condro Sudarmo Gelar Bakti Sosial di Penghujung Ramadhan
Dear Jatim Korda Sumenep Tebar Kebaikan Ramadhan Lewat Aksi Sosial Bagi Takjil
Berbagi Kebahagiaan Saat Bulan Puasa, Dear Jatim Gelar Santunan Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa
Media Kliktimes Gelar Acara Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Sebagai Langkah Awal Berbagi
Lesbumi Sumenep Menggelar Diskusi Kesenian Bernafaskan Nilai Islami di Blank On Cafe
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:03 WIB

Pemkab Sumenep Kembali Berangkatkan 241 Warga Kepulauan Kangean Melalui Program Mudik Gratis

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:23 WIB

Bupati Sumenep Perkuat Nilai Religius, Khotmil Qur’an Sebagai Wujud Ikhtiar Bersama Pemerintah

Senin, 23 Maret 2026 - 15:25 WIB

Bupati Sumenep Ucapkan Selamat Idul Fitri, Mudik Gratis 2026 Momentum Kumpul Bareng Keluarga

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:18 WIB

Gandeng Media Lensa Madura.com, Yayasan Tarmoedji Condro Sudarmo Gelar Bakti Sosial di Penghujung Ramadhan

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:04 WIB

Dear Jatim Korda Sumenep Tebar Kebaikan Ramadhan Lewat Aksi Sosial Bagi Takjil

Berita Terbaru