Perkenalkan Tradisi Bahari Kepulauan, Bupati Fauzi Dukung Penuh Lomba Dayung Sampan di Kayuaro

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya mendorong pelestarian identitas budaya masyarakat pesisir sebagai bagian dari kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Sumenep.

Sebuah kompetisi bertajuk Lomba Dayung Sampan siap digelar di Pelabuhan Kayuaro, Kecamatan Kangayan, pada 18 hingga 20 Agustus 2026 mendatang.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa ajang tersebut bukan sekadar sarana hiburan. Menurutnya, gelaran itu merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam merawat dan memperkenalkan tradisi bahari yang telah mengakar kuat, khususnya di wilayah kepulauan.

“Kita ingin Hari Jadi Sumenep ini dirayakan dan dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat daratan hingga kepulauan. Menjaga serta melestarikan tradisi bahari adalah bagian penting dari komitmen pemerintah daerah,” kata Bupati Fauzi, Minggu (9/8).

Ia menekankan, peringatan hari lahir kabupaten tidak harus diisi dengan kegiatan seremonial. Potensi besar kawasan pesisir dan kekayaan budayanya harus diangkat agar menjadi kebanggaan warga setempat. Melalui paduan unsur olahraga, hiburan, dan budaya lokal, lomba dayung sampan dinilai menjadi wadah yang tepat.

Ajang di Pelabuhan Kayuaro ini diharapkan mampu mempertebal rasa kekeluargaan dan silaturahmi antarwarga kepulauan. “Kami berpesan agar seluruh pihak turut menjaga ketertiban sehingga rangkaian perlombaan berjalan aman dan kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan panitia penyelenggara menuturkan bahwa pemilihan Pelabuhan Kayuaro sebagai lokasi perlombaan bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut dinilai sangat merepresentasikan denyut nadi kehidupan warga yang erat dengan laut dan aktivitas pelayaran.

Lewat ajang ini, panitia ingin membuktikan bahwa potensi bahari Sumenep mampu dikemas menjadi sebuah atraksi yang kompetitif, menarik, dan sarat akan nilai budaya.

Bagi masyarakat yang berminat ikut serta, pendaftaran saat ini telah dibuka dan dipusatkan di Kantor Kecamatan Kangayan. Rencananya, panitia akan menggelar pertemuan teknis (technical meeting) pada 16 Agustus 2026 sebelum babak penyisihan dimulai.

Selain memperebutkan trofi dan piagam penghargaan, panitia telah menyiapkan total uang pembinaan sebesar Rp5 juta bagi para pemenang.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dorong Produktivitas Padi, DKPP Sumenep Perluas Jangkauan Air di Sawah Tadah Hujan
FIKOM Unitomo Gandeng PERHUMAS Perkuat Kompetensi Krisis Komunikasi Mahasiswa
BPRS Bhakti Sumekar Wujudkan Pengembangan UMKM Lewat Layanan Biaya Berani Mekar
Membanggakan! BPRS Bhakti Sumekar Raih Penghargaan Bergengsi Sharia Award 2026
Dorong Pelayanan Administrasi Efektif, KSOP Kelas IV Kalianget Sosialisasikan E-Pas Kecil Nelayan
Dorong Produktivitas Pertanian, DKPP Sumenep Kelola Anggaran Senilai Rp4,9 Miliar Tahun 2026
Konfercab Surabaya Ricuh, Kader PMII Unesa Diduga Pukul Kader PMII Unair
Founder BASRA BIP Kembali Berbagi Sedekah Lewat Jumat Berkah Kepada Kaum Dhuafa
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Dorong Produktivitas Padi, DKPP Sumenep Perluas Jangkauan Air di Sawah Tadah Hujan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:16 WIB

FIKOM Unitomo Gandeng PERHUMAS Perkuat Kompetensi Krisis Komunikasi Mahasiswa

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:50 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Wujudkan Pengembangan UMKM Lewat Layanan Biaya Berani Mekar

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Membanggakan! BPRS Bhakti Sumekar Raih Penghargaan Bergengsi Sharia Award 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Dorong Pelayanan Administrasi Efektif, KSOP Kelas IV Kalianget Sosialisasikan E-Pas Kecil Nelayan

Berita Terbaru