DLH Sumenep Kolaborasi Membangun Sinergi Lintas Sektor Saat Momentum HPSN 2026

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan kembali ditegaskan dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026. Bertajuk “Kolaborasi Untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)”, kegiatan ini digelar di kawasan Lingkar Timur, Sabtu (21/2/2026), sebagai wujud nyata membangun kesadaran kolektif terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan lembaga daerah, mulai dari Satpol PP, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan, hingga komunitas peduli lingkungan, pelaku usaha, organisasi sosial, tokoh pemuda, serta Jurnalis Sumenep Independent (JSI). Kehadiran JSI menjadi sorotan tersendiri, karena para jurnalis tidak hanya menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga ikut terjun langsung dalam aksi nyata di lapangan.

Rangkaian kegiatan berlangsung hidup dan interaktif. Peserta membersihkan area Lingkar Timur, melakukan kampanye minim sampah, dan menanam pohon sebagai simbol komitmen terhadap keberlanjutan. Setiap aksi menekankan bahwa masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama yang membutuhkan kesadaran kolektif.
Bulan Ramadhan Sebagai Ruang Edukasi Lingkungan

Menariknya, kegiatan HPSN 2026 ini memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai ruang edukasi lingkungan. Momentum suci ini dijadikan sarana menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam sebagai bagian dari nilai-nilai ibadah dan kebaikan sosial. Anak-anak, remaja, dan masyarakat umum diajak melihat hubungan antara lingkungan bersih, kesehatan masyarakat, dan keberkahan hidup sehari-hari.

Kepala DLH Kabupaten Sumenep, Anwar Shahroni Yusuf, menegaskan pentingnya kolaborasi ini.

“Kami berharap HPSN bukan hanya seremonial tahunan. Lingkungan yang bersih dan sehat membutuhkan partisipasi aktif semua pihak, dari pelajar, pedagang, hingga tokoh masyarakat. Bulan Ramadhan adalah momentum tepat untuk menanamkan nilai-nilai ini secara mendalam,” ucapnya.

Kadis Anwar menyebut, edukasi dan aksi nyata harus berjalan beriringan. Budaya sadar lingkungan adalah investasi jangka panjang untuk generasi Sumenep.

“Setiap langkah kecil, seperti menanam pohon atau mengurangi sampah plastik, akan membentuk kesadaran kolektif yang mampu mengubah masa depan daerah kita,’ sebutnya.

Apresiasi dari Bupati Sumenep
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama masyarakat, organisasi sosial, komunitas peduli lingkungan, dan JSI yang aktif berpartisipasi.

“Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Saya mengapresiasi semangat gotong royong dan dedikasi warga Sumenep yang ikut bergerak nyata di lapangan,” kata Bupati Fauzi.

Ia menambahkan, momentum Ramadhan ini sangat tepat untuk menanamkan nilai peduli lingkungan sebagai bagian dari ibadah dan pendidikan karakter.

“Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat agar kesadaran lingkungan terus tumbuh dan menjadi budaya yang melekat,” tegasnya.

Dengan semangat gotong royong yang terpancar dalam kegiatan ini, HPSN 2026 di Sumenep bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi gerakan nyata yang menginspirasi seluruh masyarakat, memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai ruang pembelajaran dan perubahan perilaku, untuk menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Penulis Redaksi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Kembali Hadirkan Program Mudik Gratis Bagi Warga Yang Hendak Pulang Kampung
Kepengurusan Baru PCNU Sumenep Gelar Silaturrahmi Perdana Tegaskan Arah Khidmah dan Konsolidasi
Malam Pertama Tarawih, Wakaf Abdullah di Penuhi Ratusan Jamaah Dari Berbagai Pelosok Sejak Siang
BAZNAS Sumenep Kembali Salurkan Batuan Terdampak Bencana Puting Beliung di Karduluk
BIP Hadirkan Keajaiban Kemanusiaan di Sumenep, Ribuan Anak Yatim dan Pekerja Jalanan Madura Rasakan Keberkahan
Songennep FC, Momentum Kebangkitan Futsal Muda Sumenep-Madura Menuju Level Nasional
Inovasi Pembelajaran PJOK, KKG Pasongsongan Gelar Kegiatan Mendalam di SDN Pasongsongan V
KKG Gugus II Pasongsongan Perkuat Pendidikan Inklusif untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:11 WIB

DLH Sumenep Kolaborasi Membangun Sinergi Lintas Sektor Saat Momentum HPSN 2026

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:45 WIB

Pemkab Sumenep Kembali Hadirkan Program Mudik Gratis Bagi Warga Yang Hendak Pulang Kampung

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kepengurusan Baru PCNU Sumenep Gelar Silaturrahmi Perdana Tegaskan Arah Khidmah dan Konsolidasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:52 WIB

Malam Pertama Tarawih, Wakaf Abdullah di Penuhi Ratusan Jamaah Dari Berbagai Pelosok Sejak Siang

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:03 WIB

BAZNAS Sumenep Kembali Salurkan Batuan Terdampak Bencana Puting Beliung di Karduluk

Berita Terbaru