SUMENEP — Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali mencatatkan keberhasilannya lewat program mudik gratis tahun 2026. Ribuan perantau akhirnya bisa pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga dalam suasana hangat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Di tengah gema takbir dan kebahagiaan yang menyelimuti, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengucapkan selamat kepada para pemudik yang telah tiba di kampung halaman dengan selamat dan kini menikmati momen kebersamaan bersama orang-orang tercinta.
Lebaran tahun ini menjadi titik temu kerinduan yang lama tertahan. Setelah berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun merantau, para perantau akhirnya kembali pulang, melebur dalam pelukan keluarga di hari kemenangan yang penuh haru.
Bupati Fauzi juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M kepada seluruh masyarakat Sumenep. Ia mengajak warga menjadikan Lebaran sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi dan meneguhkan kembali ikatan persaudaraan.
Ia juga memberikan perhatian khusus kepada para pemudik yang telah menempuh perjalanan panjang demi bisa merayakan Lebaran di tanah kelahiran. Menurutnya, kebersamaan di hari suci ini merupakan anugerah yang tak ternilai.
“Selamat kepada seluruh pemudik yang telah berkumpul bersama keluarga. Mari kita selalu mempererat tali silaturahmi, selalu menjaga kondusivitas, kedamaian, ketentraman. Sumenep adalah milik kita bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa suasana aman dan harmonis selama Lebaran harus menjadi tanggung jawab bersama. Ia mengingatkan bahwa persatuan dan kebersamaan merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan dan kemajuan daerah.
Selain itu, seluruh elemen masyarakat juga diajak untuk saling menghormati, menjaga ketertiban, serta memperkuat nilai toleransi di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan Sumenep.
Pemkab Sumenep secara konsisten menghadirkan program mudik gratis melalui jalur darat dan laut. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah dalam memfasilitasi para perantau agar dapat pulang dengan aman, nyaman, dan terjangkau.
Di balik gema takbir dan kebahagiaan Lebaran, Sumenep kembali dipenuhi cerita tentang pulang, tentang rindu yang terbayar, dan tentang harapan yang kembali dikuatkan. Idul Fitri kali ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga penegas bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama dalam menjaga harmoni daerah.
Pimpinan Redaksi






