Konfercab Surabaya Ricuh, Kader PMII Unesa Diduga Pukul Kader PMII Unair

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA – Pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) XLIV Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) yang berlangsung di Gedung Islamic Centre Surabaya diwarnai kericuhan, Minggu (04/10/2026).

Insiden tersebut diduga melibatkan aksi pemukulan oleh salah satu kader PMII Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terhadap kader PMII Universitas Airlangga (Unair), Ahmad Nur Solkin.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian di tengah berlangsungnya forum permusyawaratan organisasi yang seharusnya menjadi ruang demokrasi, adu gagasan, serta pengambilan keputusan secara kolektif bagi kader PMII di Surabaya.

Ahmad Nur Solkin, yang disebut sebagai kader PMII Unair, diduga menjadi korban pemukulan dalam insiden tersebut. Namun, hingga berita ini disusun, kronologi lengkap kejadian, termasuk pemicu kericuhan dan kondisi terkini korban, masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.

Insiden kekerasan dalam forum organisasi mahasiswa ini memunculkan pertanyaan mengenai komitmen kader dalam menjaga nilai-nilai pergerakan, solidaritas, serta penyelesaian perbedaan pendapat secara damai.

Konfercab sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat cabang semestinya menjadi ruang untuk memperkuat konsolidasi dan mempererat persaudaraan antarkader, bukan justru diwarnai tindakan yang berpotensi mencederai nilai-nilai organisasi.

Diperlukan klarifikasi dari pihak-pihak yang terlibat, termasuk pengurus PC PMII Surabaya serta perwakilan kader dari Unesa dan Unair, untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai insiden tersebut.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab kericuhan maupun langkah organisasi dalam menyikapi dugaan pemukulan tersebut.

Semua pihak diharapkan dapat menahan diri, mengedepankan penyelesaian secara organisatoris, serta memastikan bahwa setiap dugaan tindakan kekerasan ditangani secara objektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Founder BASRA BIP Kembali Berbagi Sedekah Lewat Jumat Berkah Kepada Kaum Dhuafa
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Pererat Semangat Gotong Royong
Plt Dirut RSUDMA Sumenep: CT Scan 64 Slice untuk Penunjang Pelayanan Diagnostik Bagi Pasien
Founder BASRA BIP H. Ali Zainal Abidin Kembali Gelar Program BBM Gratis, Ini Respon Pengendara
Terus Berinovasi, BPRS Bhakti Sumekar Siapkan Pembiayaan Pensiun dalam Menata Masa Depan
Dirancang Mudah dan Cepat, BPRS Bhakti Sumekar Dorong Nasabah Manfaatkan Pembiayaan Payroll
Pemkab Sumenep Sabet Tiga Juara 1 Sekaligus di Festival Ekonomi Syariah Jawa 2026
Dr. Sri Roekminiati, Resmi Menyandang Gelar Doktor FISIP dengan IPK 4.00.
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:13 WIB

Konfercab Surabaya Ricuh, Kader PMII Unesa Diduga Pukul Kader PMII Unair

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Founder BASRA BIP Kembali Berbagi Sedekah Lewat Jumat Berkah Kepada Kaum Dhuafa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Pererat Semangat Gotong Royong

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Plt Dirut RSUDMA Sumenep: CT Scan 64 Slice untuk Penunjang Pelayanan Diagnostik Bagi Pasien

Rabu, 30 September 2026 - 17:57 WIB

Founder BASRA BIP H. Ali Zainal Abidin Kembali Gelar Program BBM Gratis, Ini Respon Pengendara

Berita Terbaru